Recent Posts

Minggu, 20 Juni 2010

MENJUAL SERTA MENGINFORMASIKAN PRODUK OBAT ANALGETIK ANTIPIRETIK DALAM BENTUK TABLET KEPADA PASIEN DI APOTEK

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

MOTTO
• Teman yang paling dibanggakan di dunia adalah yang mempunyai penerangan, dan sebaik-baiknya teman duduk sepanjang masa adalah buku.( DR. Aidh bin Abdullah Al-Qarni)
• Jangan putus asa terhadap diri anda, karena peralihan itu lambat jalannya dan anda akan menjumpai hambatan-hambatan yang dapat memadamkan cita-cita. Berupayalah untuk menanggulanginya dan jangan biarkan ia menghalangi anda.( DR. Aidh bin Abdullah Al-Qarni)
• Impian yang nyata adalah impian yang tidak hanya diimpikan namun diwujudkan.

PERSEMBAHAN
• Allah SWT yang selalu memberikan kemudahan dan kelancaran.
• Kedua orang tua yang selalu memberikan semangat.
• Bapak Ibu Guru dan semua staf karyawan SMK “Yayasan Pharmasi” Semarang.
• Teman-teman kelas XII khususnya XIIA SMK “Yayasan Pharmasi” yang selalu memberikan semangat dan dorongan.
• Pembaca yang setia.








KATA PENGANTAR

Segala puji bagi ALLAH SWT yang telah melimpahkan Berkah, Rahmat, dan Hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan Tugas Akhir ini dengan judul ”MENJUAL SERTA MENGINFORMASIKAN PRODUK OBAT ANALGETIK ANTIPIRETIK DALAM BENTUK TABLET KEPADA PASIEN DI APOTEK PEDURUNGAN SEMARANG”
Penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah membantu dalam menyusun Tugas Akhir ini.
Atas tersusunnya Tugas Akhir ini penulis tidak lupa mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada :
1. Drs. Andaka Wirawan, M. Si., Apt., selaku Ketua “Yayasan Pharmasi” Semarang.
2. Suciati, S. Si., Apt., selaku Kepala SMK “Yayasan Pharmasi” Semarang.
3. Dra. Ika Narthafilanti, selaku Pemilik Sarana Apotek Pedurungan Semarang.
4. Lis Setyowati, S. E., selaku Ketua Program Keahlian Penjualan.
5. Dwi Astuti RP, S. Pd., selaku wali kelas 3A SMK “Yayasan Pharmasi” Semarang.
6. Sri Winarni, S.Pd., selaku pembimbing penulis, yang telah mengajar, mendidik dan memberikan waktu dengan penuh perhatian dari awal hingga terselesaikannya Tugas Akhir ini.
7. Semua karyawan / karyawati Apotek Pedurungan Semarang yang turut membantu penyusunan Tugas Akhir.
8. Ayah, Ibu dan kakak serta seluruh keluarga yang memberi semangat kepada penulis dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini.
9. Orang tersayang yang telah memberi semangat dan dorongan kepada penulis sehingga terselesaikanya Tugas Akhir ini.
10 .Teman – teman yang telah memberi semangat dan dorongan kepada penulis sehingga terselesaikannya Tugas Akhir ini.
Penulis menyadari bahwa Tugas Akhir ini jauh dari sempurna, untuk itu penulis mohon kritik dan saran yang membangun. Penulis berharap semoga Tugas Akhir ini bermanfaat bagi penulis dan para pembaca yang budiman.



Semarang, Februari 2010



Penulis




















DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL …………………………………………………………ii
HALAMAN PENGESAHAN ………………………………………………..iii
MOTTO DAN PERSEMBAHAN …………………………………………...iv
KATA PENGANTAR ………………………………………………………..v
DAFTAR ISI ………………………………………………………………....vi

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ……………………………………......1
1.2 Tujuan …………………………………………...........3

BAB II PROSES PRODUKSI / JASA
2.1 Proses Produksi/ Jasa …………………………….........5
a. Proses Pelaksanaan Pekerjaan ……………….........5
b. Alat dan Bahan yang digunakan ……………..........6
c. Gambar Alur Distribusi …………………...…........9
d. Hasil yang dicapai ………………………..............12
e. Perhitungan Laba / Rugi ……………………...... .13
2.2 Temuan ………………………………………..…......14
a. Faktor Pendukung dan Penghambat…...……........14
b. Rencana Tindak Lanjut …………………….….....14

BAB III PENUTUP
3.1 Simpulan …………………………………..…............15
3.2 Saran ………………………………………..…..........15

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Di musim penghujan ini banyak wabah penyakit yang mudah menyerang anak-anak terutama demam. Pertolongan pertama sangat penting yaitu dalam pemberian obat turun panas dan mengompres. Suhu normal pada tubuh adalah 37°C dan dikatakan demam apabila suhu meningkat hingga 38°C atau lebih. Bila demam lebih dari 2 hari sebaiknya cepat diperiksakan kedokter karena agar diketahui pasti apa penyebab demam yang tidak kunjung turun.
Demam bukanlah suatu diagnosis, tetapi merupakan salah satu gejala dari suatu penyakit. Demam pada umumnya tidak berbahaya tetapi bila demam tinggi dapat membahayakan anak. Mengukur suhu tubuh lebih baik menggunakan termometer, dan di lakukan diketiak, mulut atau dubur. Pada anak sebaiknya dilakukan pengukuran suhu melalui dubur, dengan meletakan termometer sedalam 2-3cm kedalam dubur. Pengukuran suhu selama 3-5 menit atau sampai air raksa tidak naik lagi dan anak tetap dijaga agar termometer tetap berada ditempatnya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat pengambilan suhu, misalnya jangan setelah makan atau melakukan aktivitas, tetapi sebaiknya dalam keadaan istirahat. Karena saat beraktivitas atau sehabis makan tubuh membakar kalori sehingga tubuh menjadi hangat.
Ada beberapa hal yang dapat terjadi akibat demam diantaranya:
• peningkatan denyut jantung, curah jantung
• perasaan tidak enak, kurang nafsu makan, tidak bisa tidur serta gelisah, kejang.
• pengeluaran panas melalui paru dan kulit berupa nafas cepat dan berkeringat banyak
• kekurangan cairan dan elektrolit (dehidrasi).
Obat analgetik adalah obat penghilang atau mengurangi rasa nyeri yang hebat pada tubuh seperti patah tulang dan kepala. Analgetik merupakan obat yang dipergunakan untuk mengurangi rasa sakit atau nyeri. Antipiretik adalah obat yang dapat menurunkan demam (suhu tubuh yang tinggi). Pada umumnya (sekitar 90%) analgesik mempunyai efek antipiretik.
Analgetik dibagi dalam dua golongan, yaitu analgetik non narkotik (seperti: asetosat, paracetamol) dan analgetik narkotik (seperti: morfin).
Terkadang, nyeri dapat berarti perasaan emosional yang tidak nyaman dan berkaitan dengan ancaman seperti kerusakan pada jaringan karena pada dasarnya rasa nyeri merupakan suatu gejala, serta isyarat bahaya tentang adanya gangguan pada tubuh umumnya dan jaringan khususnya. Meskipun terbilang ampuh, jenis obat ini umumnya dapat menimbulkan ketergantungan pada pemakai. Untuk mengurangi atau meredakan rasa sakit atau nyeri tersebut maka banyak digunakan obat-obat analgetik (seperti parasetamol, asetosal, asam mefenamat dan antalgin). Analgetik dibagi dalam dua kelompok yaitu:
1. Obat analgetik narkotik
Obat analgetik narkotik merupakan kelompok obat yang memiliki sifat opium atau morfin. Analgetik narkotik, khusus digunakan untuk mengahalau rasa nyeri hebat, seperti pada fractura dan kanker. Meskipun memperlihatkan berbagai efek farmakodinamik yang lain, golongan obat ini terutama digunakan untuk meredakan atau menghilangkan rasa nyeri yang hebat. Meskipun terbilang ampuh, jenis obat ini umumnya dapat menimbulkan ketergantungan pada pemakai. Obat analgetik narkotik ini biasanya khusus digunakan untuk mengahalau rasa nyeri hebat, seperti pada kasus patah tulang dan penyakit kanker kronis.

2. Obat analgetik non-narkotik
Obat analgesik non-narkotik dalam ilmu farmakologi juga sering dikenal dengan istilah analgetik atau analgetika atau analgesik perifer. Analgetika perifer (non-narkotik), yang terdiri dari obat-obat yang tidak bersifat narkotik dan tidak bekerja sentral. Penggunaan obat analgetik non-narkotik atau obat analgesik perifer ini cenderung mampu menghilangkan atau meringankan rasa sakit tanpa berpengaruh pada sistem susunan saraf pusat atau bahkan hingga efek menurunkan tingkat kesadaran. Obat analgetik non-narkotik atau obat analgesik Perifer ini juga tidak mengakibatkan efek ketagihan pada pengguna (berbeda halnya dengan penggunanaan obat analgetika jenis analgetik narkotik).
Efek samping obat-obat analgesik perifer: kerusakan lambung, kerusakan darah, kerusakan hati dan ginjal, kerusakan kulit.
Penggunanan analgetik dalam dosis tinggi dan lama sangat tidak dianjurkan.Kedua obat ini pada dosis biasa dapat dikombinasi dengan aman untuk jangka waktu 2 minggu.
Pada wanita hamil obat analgesik sangat tidak dianjurkan kecuali parasetamol karena dapat mengganggu perkembangan janin.
Tablet adalah sediaan padat kompak dibuat secara kempa cetak dalam bentuk tabung pipih atau sirkuler kedua permukaan rata atau cembung mengandung satu jenis obat atau lebih dengan atau tanpa bahan tambahan. Tablet yang diberikan anak harus memiliki rasa yang disukai anak agar anak mau dan mudah minum obat, contohnya obat dengan rasa jeruk dan berwarna oranye dapat menarik minat anak dan menghilangkan sugesti pada anak bahwa tidak semua obat memiliki rasa pahit.

1.2 Tujuan
Sesuai dengan penulisan Tugas Akhir yang berjudul “MENJUAL SERTA MENGINFORMASIKAN PRODUK OBAT ANALGETIK ANTIPIRETIK DALAM BENTUK TABLET KEPADA PASIEN DI APOTEK PEDURUNGAN SEMARANG” pembuatan Tugas Akhir ini mempunyai tujuan :
1. Tujuan Umum
1. Mengetahui penjulan serta menginformasikan produk obat tablet yang berkhasiat analgetik antipiretik kepada pasien di Apotek Pedurungan Semarang.
2. Meningkatkan keterampilan di bidang penjualan.

2. Tujuan Khusus
1. Sebagai syarat menempuh Ujian Akhir Sekolah (UAS) SMK Yayasan Pharmasi tahun pelajaran 2009/2010.
2. Menyampaikan informasi pada masyarakat dalam memilih obat sesuai dengan penyakit yang di deritanya
3. Mengetahui hasil yang dicapai dari menginformasikan produk obat tablet analgetik antipiretik kepada pasien di Apotek Pedurungan Semarang.




















BAB II
PROSES PRODUKSI / JASA

Proses Produksi Jasa
A. Proses Pelaksanaan Pekerjaan
Pelaksanaan Praktik Kerja Industri di Apotek Pedurungan, Jalan Fatmawati No.79 Semarang. Dalam Praktik Kerja Industri dibagi menjadi dua shift yang dimulai dari jam :
1. Shift pagi : 08.00 – 14.00 WIB
2. Shift siang : 14.00 – 20.00 WIB
Apotek Pedurungan buka pada hari Senin s.d Minggu, pada hari Senin s.d Sabtu buka pukul 07.30 s.d 21.30 dan pada hari Minggu buka pukul 16.00 s.d 21.30, Pada hari besar tutup.
Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) dilaksanakn selama empat bulan secara bertahap antara lain :
1. Periode I : 5 Januari – 14 Maret 2009
2. Periode II : 18 Mei – 11 Juli 2009
a. Sejarah Berdirinya Apotek
Apotek Pedurungan didirikan pada tanggal 01 Januari 2001 dengan Surat Izin Apotek SIK No. 446041 DKK Apt 01187 11 04 / VII / 2005. Pendiri sekaligus pemilik apotek yaitu Drs. Ika Narthavilanti.
b. Tenaga Pengelola Apotek Pedurungan adalah sebagai berikut :
1. Drs. Ika Narthavilanti, sebagai Pendiri sekaligus pemilik apotek dan mengorder barang habis.
2. Yudyaswari Peni Hapsari, S.Si., Apt., sebagai Apoteker Pengelola Apotek dan pengawas apotek.
3. Praptiwi, sebagai Asisten Apoteker dan membantu Apoteker meracik obat.
4. Yufitria S, sebagai Administrasi keuangan dan kasir.



B. Alat dan Bahan yang digunakan
Dalam menjual serta menginformasikan produk analgetik antipiretik dalam bentuk tablet kepada pasien apotek pedurungan, maka petugas dalam menjual obat membutuhkan beberapa alat. Alat dan bahan tersebut dipergunakan demi kelancaran penjualan obat di apotek. Berikut ini alat dan bahan yang digunakan di Apotek Pedurungan :
a. Alat
Alat adalah suatu barang yang dicapai untuk suatu maksud dan tujuan. Adapun alat-alat yang digunakan adalah sebagai berikut :
1. Komputer
Komputer merupakan alat yang di gunakan untuk menyimpan transaksi pembelian dan penjualan
2. Lemari etalase
Lemari etalase merupakan tempat penempatan (pemajangan) barang dagangan / obat di bagian ruangan.
3. Plastik
Plastik merupakan wadah untuk membungkus suatu produk / obat.
4. Etiket
Pada umunya ada dua macam etiket, yaitu :
 Etiket putih digunakan untuk obat dalam.
 Etiket biru digunakan untuk obat luar.
5. Bungkus
Bungkus adalah kemasan suatu produk. Pada setiap bungkus harus dibubuhi nama produk dengan merek dan gambar. Di samping bungkus itu harus rapi, bersih, aman, bagus dipandang mata, juga warnanya dan modelnya perlu diperhatikan. Fungsi bungkus untuk melindungi isi produk dari kerusakan fisiknya.


6. Nota
Nota adalah daftar perincian atas barang-barang dagangan dan biasanya dibayar kontan.
7. Kuitansi
Kuitansi adalah tanda bukti penerimaan sejumlah uang secara tunai yang dibuat oleh penjual.
8. Copy Resep
Copy resep adalah salinan resep yang dibuat oleh apotek dan ditandatangani oleh Apoteker Pengelola Apotek.
9. Kalkulator
Kalkulator merupakan alat bantu hitung
10. Balpoint
Balpoin adalah alat tulis yang digunakan untuk mencatat atau menulis sesuatu yang terbuat dari tinta
b. Bahan
Bahan adalah suatu benda atau barang yang digunakan dalam satu kali pemakaian.
Bahan-bahan yang dipakai antara lain :
1. Bodrexin
• Komposisi
Tiap tablet kunyah mengandung
Acetosal (acetylsalicylic acid) 80 mg
Rasa sari jeruk q.s.
• Indikasi
Menurunkan demam dan meringankan rasa nyeri pada anak- anak.
• Takaran Pemakaian
2 - 3 tahun : 1 tablet
4 - 5 tahun : 2 tablet
6 - 8 tahun : 3 tablet

• Cara Pemakaian
Kalau perlu dapat diulang tiap 4 jam atau menurut petunjuk dokter. Tablet harus diminum sesudah makan.
• Diproduksi oleh
PT SUPRA FERBINDO FARMA, Bekasi untuk PT TEMPO SCAN PACIFIC Tbk,
• Cara penyimpanan
Simpan pada suhu dibawah 30°C
• Kemasan
Kotak berisi 2 alu-strip @ 10 tablet rasa jeruk
2. Inzana
• Komposisi
Tiap tablet kunyah mengandung
Acetosal (acetylsalicylic acid) 80 mg
Rasa sari jeruk q.s.
• Indikasi
Untuk menurunkan panas demam dan meringankan rasa nyeri seperti sakit kepala dan nyeri otot.
• Takaran Pemakaian
1 – 2 tahun : 3-4 x sehari @ 1 tablet
3 – 5 tahun : 3-4 x sehari @ 1½ - 2 tablet
6 – 12 tahun : 3-4 x sehari @ 2½ - 5 tablet
• Cara Pemakaian
Tablet harus diminum sesudah makan.
• Diproduksi oleh
PT KONIMEX, PHARMACEUTICAL LABORATORIES SOLO - INDONESIA
• Cara Penyimpanan
Simpan ditempat sejuk dan kering

• Kemasan
1 stip @ 4 tablet
READ MORE - MENJUAL SERTA MENGINFORMASIKAN PRODUK OBAT ANALGETIK ANTIPIRETIK DALAM BENTUK TABLET KEPADA PASIEN DI APOTEK

Buku Tamu